Facebook Twitter Digg
Feed Contoh Skripsi

10 Mei 2011

STUDI PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA ANTARA YANG DIBERI LATIHAN SOAL SUBJEKTIF DENGAN LATIHAN SOAL OBJEKTIF (BAB I)

Bagikan ke Teman

Apakah Artikel ini bermanfaat?


BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Kesejahteraan bangsa bukan hanya bersumber pada sumber daya alam dan modal yang bersifat fisik, tetapi juga bersumber pada modal intelektual, modal sosial dan kredibilitas sehingga tuntutan untuk terus menerus memutakhirkan pengetahuan menjadi suatu keharusan. Mutu lulusan tidak cukup bila diukur dengan standar lokal saja sebab perubahan global telah sangat besar mempengaruhi perubahan pendidikan bangsa. Dengan demikian fungsi pendidikan diperluas sebagai hak asasi manusia yang mendasar sebagai jalan utama menuju masyarakat belajar sepanjang hayat.
Mutu pendidikan yang tinggi diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka, demokratis dan mampu bersaing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan semua warga negara Indonesia. Agar lulusan pendidikan nasional memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sesuai standar mutu nasional dan internasional maka pendidikan nasional perlu dikembangkan dari masa ke masa. Hal ini dilakukan agar sistem pendidikan nasional dapat merespon secara proaktif berbagai perkembangan informasi, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta tuntutan desentralisasi.
Rendahnya mutu pendidikan di Indonesia saat ini telah disadari oleh berbagai pihak. Dari laporan The Third Internasional Mathematics and Science Study (TIMSS) tahun 1999, Indonesia berada pada urutan 34 untuk matematika dan urutan 32 untuk IPA dari 38 negara. Rendahnya mutu pendidikan kita mau tidak mau perlu didongkrak, dengan pembaharuan dan penyempurnaan sistem pendidikan secara berkesinambungan.
Upaya Pemerintah dalam meningkatkan pendidikan khususnya matematika telah dilaksanakan antara lain menyempurnakan kurikulum, mengadakan penelitian tentang mata pelajaran matematika dan pelatihan guru-guru matematika. Hal ini haruslah dilaksanakan secara terencana dan bertahap sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Disamping itu, ditingkatkan pula alokasi dana pendidikan di dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pada saat ini.
Untuk mendapatkan lulusan yang berkualitas tentunya tidak luput dari peran seorang guru. Dimana guru merupakan pelaksana yang langsung menyentuh kepada peserta didik. Peran guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar merupakan kunci utama dalam mencetak anak didik yang berkualitas. Di dalam pelaksanaan proses belajar mengajar guru harus dapat melakukan upaya-upaya dalam meningkatkan prestasi anak didik. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seorang guru untuk memotivasi siswa dalam pengajaran matematika yaitu dengan pemberian latihan soal.
Dengan cara pemberian latihan soal ini siswa akan lebih aktif dan berusaha semaksimal mungkin untuk memecahkan persoalan yang diberikan oleh guru sehingga guru dapat memantau secara langsung keaktifan siswa tersebut dalam proses belajar mengajar. Sebagaimana pendapat yang dikemukakan oleh salah satu pakar yaitu:
“Salah satu cara yang penting dalam mengerjakan matematika adalah pemberian latihan berulang kali. Dengan cara ini pengertian tentang materi yang terdahulu diperkuat, sementara materi yang baru dapat berkembang dengan mengerjakan soal (latihan) yang ada kaitannya dengan bahan terdahulu (Sudjana, 1988:63)”.

Pendapat tersebut menunjukan bahwa pemberian latihan soal sangat bermanfaat sekali dalam belajar matematika, yang merupakan belajar pada pengetahuan dan pemahaman terhadap konsep-konsep dan struktur yang ada di setiap materi pokok pelajaran matematika, yaitu dengan cara mengaplikasikan konsep yang sudah ada pada soal-soal latihan. Latihan soal tersebut dapat berupa latihan soal subjektif dan latihan soal objektif, dimana keduanya masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan.
Dari uraian di atas, ada suatu keinginan dari penulis untuk mengkaji dan meneliti bagaimana suatu latihan soal dibuat dan dipakai oleh pendidik dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada suatu materi pokok tertentu khususnya materi pokok sistem persamaan linear dengan dua peubah. Kajian tersebut dirumuskan dalam bentuk karya tulis ilmiah yang berupa skripsi dengan judul “Studi Perbandingan Prestasi Belajar Matematika Antara Yang Diberi Latihan Soal Subjektif Dengan Latihan Soal Objektif Pada Materi Pokok Sistem Persamaan Linear Dua Peubah Siswa Kelas VIII Semester I MTs. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan Tahun Pelajaran 2005-2006”.

B.     Permasalahan

1.      Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
“Adakah perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang diberi latihan soal subjektif dengan latihan soal objektif pada materi pokok sistem persamaan linear dua peubah siswa kelas VIII semester I MTs. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan tahun pelajaran 2005-2006”?
2.      Penegasan Konsep Variabel
Sesuai dengan judul pada penelitian ini, maka variabel yang akan diteliti adalah:
a.       Prestasi belajar matematika siswa yang diberi latihan soal subjektif sebagai variabel X adalah kegiatan-kegiatan latihan agar siswa memiliki ketangkasan dalam mengerjakan soal yang memerlukan jawaban yang bersifat pembahasan.
b.      Prestasi belajar matematika siswa yang diberi latihan soal objektif sebagai variabel Y adalah kegiatan-kegiatan latihan agar siswa memiliki ketangkasan dalam mengerjakan soal yang jawaban pertanyaannya dipilih dari kemungkinan-kemungkinan jawaban yang telah disediakan.
3.      Deskripsi Masalah
Adapun deskripsi masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a.       Prestasi Belajar Matematika
Prestasi belajar matematika yang akan menjadi bahan penelitian adalah nilai yang dihasilkan siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan oleh peneliti dalam bentuk instrumen soal.
b.      Latihan Soal Subjektif
Latihan soal subjektif dideskripsikan pada:
-         Latihan soal uraian objektif (uraian berstruktur) adalah latihan soal yang pertanyaannya sudah distrukturkan sehingga batasan jawabannya sudah dapat ditetapkan terlebih dahulu pada waktu menyusun pertanyaan.
-         Latihan soal uraian non objektif (uraian bebas) adalah latihan soal yang jawabannya tidak dapat ditetapkan secara pasti terlebih dahulu pada saat menyusun pertanyaan.
c.       Latihan Soal Objektif
Latihan soal objektif dideskripsikan pada:
-         Latihan soal benar-salah (true-false) adalah latihan soal yang soal-soalnya berupa pernyataan (statement) yang bernilai benar dan salah.
-         Latihan soal pilihan ganda (multiple choice test) adalah latihan soal yang terdiri dari beberapa pilihan (alternatif) jawaban antara empat atau lima alternatif jawaban yang dijawab dengan jalan memilih satu jawaban yang benar.
-         Latihan soal menjodohkan (matching test) adalah latihan soal yang terdiri atas serangkaian premis, serangkaian jawaban dan petunjuk menjodohkan premis dengan jawaban-jawaban tersebut.
-         Latihan soal isian singkat (completion test) adalah latihan soal yang terdiri atas kalimat-kalimat yang ada bagian-bagiannya yang dihilangkan sehingga perlu disempurnakan atau dilengkapi.
d.      Sistem Persamaan Linear Dua Peubah
Materi pelajaran yang akan dikaji pada penelitian ini adalah sistem persamaan linear dua peubah melalui metode grafik, metode eliminasi, metode substitusi dan metode gabungan eliminasi-substitusi.
4.      Pembatasan Masalah
Karena luasnya masalah yang akan dikaji, maka perlu dilakukan pembatasan masalah agar kajian yang dilakukan dapat lebih mendalam. Pembatasan masalah tersebut adalah sebagai berikut:
a.       Latihan soal subjektif dibatasi pada latihan soal subjektif uraian berstruktur (uraian objektif).
b.      Latihan soal objektif dibatasi pada latihan soal objektif pilihan ganda.
c.       Materi pokok sistem persamaan linear dua peubah yang dibatasi pada cara menyelesaikan sistem persamaan linear dengan dua peubah menggunakan metode eliminasi, metode substitusi dan metode gabungan eliminasi-substitusi.

C.     Tujuan Penelitian

Setiap kegiatan penelitian bagaimanapun bentuknya pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai, demikian juga dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah ingin membuktikan ada tidaknya perbedaan prestasi belajar matematika antara yang diberi latihan soal subjektif dengan latihan soal objektif pada materi pokok sistem persamaan linear dua peubah siswa kelas VIII semester I MTs. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan tahun pelajaran 2005-2006.

D.    Asumsi

Arikunto (1998:65) menjelaskan bahwa postulat adalah suatu hal yang diyakini kebenarannya oleh peneliti yang harus dirumuskan secara jelas.
Postulat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.      Tingkat intelegensi siswa relatif sama (tidak terlalu jauh berbeda).
2.      Siswa sudah menerima materi pokok bahasan sistem persamaan linear dengan dua peubah.
3.      Tes yang disusun sesuai dengan kurikulum dan GBPP yang berlaku.
4.      Nilai yang diperoleh merupakan indikator kemampuan siswa yang sebenarnya.

E.     Hipotesis

Hipotesis dapat diartikan sebagai suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian, sampai terbukti melalui data yang terkumpul (Arikunto, 1998:67).
Dari pendapat di atas menunjukkan bahwa hipotesis dimaksudkan sebagai tuntutan sementara dalam penelitian untuk mencapai jawaban yang sebenarnya.
1.      Hipotesis Kerja (H1)
Ada perbedaan prestasi belajar matematika antara yang diberi latihan soal subjektif dengan latihan soal objektif pada materi pokok sistem persamaan linear dua peubah siswa kelas VIII semester I MTs. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan tahun pelajaran 2005-2006.
2.      Hipotesis Nihil (H0)
Tidak ada perbedaan prestasi belajar matematika antara yang diberi latihan soal subjektif dengan latihan soal objektif pada materi pokok sistem persamaan linear dua peubah siswa kelas VIII semester I MTs. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan tahun pelajaran 2005-2006.

F.      Pentingnya Penelitian

Setelah penelitian ini dilakukan, diharapkan akan diperoleh manfaat sebagai berikut:
1.      Bagi guru matematika, sebagai bahan masukan tentang arti pentingnya pemberian latihan soal dalam proses pembelajaran matematika.
2.      Bagi peneliti, sebagai bekal bagi seorang calon guru agar lebih profesional dalam mengelola proses belajar mengajar.
3.      Bagi siswa, penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan untuk meningkatkan cara-cara belajar yang efektif dalam proses pembelajaran matematika dan memberikan kesempatan siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar matematika.
4.      Bagi lembaga pendidikan, sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar khususnya pada bidang studi matematika.

G.    Alasan Pemilihan Judul

1.      Alasan Objektif
Sejauh pengamatan peneliti, judul penelitian tersebut belum ada yang khusus membicarakannya.
2.      Alasan Subjektif
a.       Permasalahan yang diteliti sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni peneliti.
b.      Objek yang akan diteliti masih dalam batas jangkauan kemampuan yang ada pada peneliti.

H.    Pengertian Istilah Dalam Judul

Untuk menghindari kemungkinan terjadinya interpretasi yang kurang tepat akan maksud judul dalam kajian ini, maka penulis perlu memberi pengertian beberapa istilah dalam judul sebagai berikut:
1.      Studi perbandingan adalah suatu bentuk kritik dengan membandingkan antara yang satu dengan yang lainnya dengan tujuan untuk mengetahui sesuatu yang baik berupa persamaan maupun perbedaan dari sebuah pengalaman (Poerwadarminto, 1976:84).
2.      Prestasi belajar matematika siswa adalah skor yang diperoleh siswa dari proses belajar mengajar di sekolah pada pelajaran matematika yang diukur dengan tes bidang studi.
3.      Latihan soal subjektif adalah kegiatan-kegiatan latihan agar siswa memiliki ketangkasan dalam mengerjakan soal yang memerlukan jawaban yang bersifat pembahasan.
4.      Latihan soal objektif adalah kegiatan-kegiatan latihan agar siswa memiliki ketangkasan dalam mengerjakan soal yang jawaban pertanyaannya dipilih dari kemungkinan-kemungkinan jawaban yang telah disediakan.
5.      Sistem persamaan linear adalah sistem persamaan yang mengandung paling sedikit dua buah persamaan linear (Kanginan, 2003:62).

I.       Ruang Lingkup Penelitian

1.      Ruang Lingkup Area/Wilayah
Penelitian ini dilaksanakan di MTs. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan.
2.      Ruang Lingkup Waktu.
Penelitian ini berlangsung pada siswa kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2005-2006.
3.      Ruang Lingkup materi penelitian.
Materi yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah materi pokok Sistem persamaan linear dua peubah yang diambil dari kelas VIII semester ganjil.

J.      Sistematika Penulisan

Agar dalam penulisan skripsi ini lebih terperinci, maka penulis susun suatu sistematika penulisan sebagai berikut:
Bab Pertama : membahas tentang pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, permasalahan, tujuan penelitian, postulat, pentingnya penelitian, alasan pemilihan judul, pengertian istilah dalam judul, ruang lingkup penelitian dan  sistematika penulisan.
Bab Dua : membahas tentang landasan teori atau kajian kepustakaan mengenai hakekat matematika, prestasi belajar matematika, latihan soal, sistem persamaan linear dengan dua peubah dan perbandingan prestasi belajar matematika antara siswa yang diberi latihan soal subjektif dengan latihan soal objektif pada materi pokok sistem persamaan linear dua peubah.
Bab Tiga : membahas tentang metodologi penelitian yang terdiri dari pengertian metode penelitian, penentuan subjek penelitian, teknik pengumpulan data dan teknik analisis data.
Bab Empat : membahas tentang laporan empiris yang meliputi: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap penyajian data.
Bab Lima : membahas tentang analisis data yang diperoleh dalam penelitian.
Bab Enam : berisi penutup yang merupakan kesimpulan dan selain itu pada bab ini juga berisi saran-saran dari penulis.

Download Selengkapnya
Dengan memasukkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Judul Skripsi - Kumpulan Contoh Skripsi dan Makalah Pendidikan Bahasa Indonesia di inbox anda:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

 
Design by Blogger Template | Modified by Cara Membuat Blog