Facebook Twitter Digg
Feed Contoh Skripsi

09 Mei 2011

Analisis Unsur Stilistika dalam Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani (BAB I)

Bagikan ke Teman

Apakah Artikel ini bermanfaat?


BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah
Karya sastra merupakan sarana yang digunakan oleh pengarang untuk mengungkapkan kisah yang disaksikan, direnungkan dan dirasakan menusia sehari- hari melalui bahasa tulis. Dengan karya sastra kita dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman, sekaligus mendapatkan hiburan serta penerangan terhadap kehidupan manusia.
Karya sastra terdiri atas beberapa genre (jenis) salah satunya adalah prosa, yang juga disebut fiksi (fiction), dunia dalam kemungkinan, bahkan dunia dalam kata. Hal ini disebabkan “dunia” yang diciptakan, dibangun, ditawarkan, diabstraksikan dan sekaligus ditafsirkan lewat kata-kata, lewat bahasa. Apapun yang akan dikatakan pengarang atau sebaliknya ditafsirkan oleh pembaca mau tidak mau harus bersangkut paut dengan bahasa. Dalam penulisan ini istilah dan pengertian fiksi sengaja dibatasi pada karya yang berbentuk prosa naratif atau teks naratif (narrative text) yaitu novel.
Novel merupakan bentuk karya sastra yang bersifat realistis, yang berkembang dari bentuk-bentuk naratif non fiksi dan secara stilistika menekankan pentingnya detil yang bersifat memesis.

Struktur novel dan segala sesuatu dikomunikasikan senantiasa dikontrol langsung oleh manipulasi bahasa pengarang. Untuk memperoleh efektifitas pengungkapan, bahasa dalam sastra disiasati, dimanipulasi dan didayagunakan secermat mungkin sehingga tampil dengan sosok yang berbeda dengan bahasa non sastra.
Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani merupakan salah satu karya sastra yang diterbitkan Balai Pustaka dengan cetakan pertama tahun 1985.
Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani diklasifikasikan sebagai novel budaya, karena dilatar belakangi oleh kehidupan istana dan kaum bangsawan yang dipaparkan dengan bahasa yang lembut dan menarik, sehingga pembaca dapat menikmati cerita, menghibur diri serta memperoleh kepuasan batin.
Di dalam Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani ini digambarkan beberapa penggunaan unsur stilistika seperti halnya pemajasan, penyiasatan struktur dan penggunaan citraan (imagery) yang dapat menciptakan novel ini lebih hidup. Misalnya pada ungkapan berikut: “Dewi, kekasihku, masa ini bagiku laksana sebuah gua. Tetapi di dalam gua itu bersinar cahaya cinta kita berdua, yang menembus kegelapan yang pekat”.
Berkaitan dengan hal di atas dalam makalah penulis berusaha menganalisis dan mengkaji lebih jauh tentang stilistika melalui judul penelitian “Analisis Unsur Stilistika Dalam Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani”.
B.   Permasalahan
 1.  Perumusan Masalah
Berdasarkan judul dan uraian latar belakang masalah di atas, maka dapat dirumuskan sebagai berikut:
“Bagaimanakah unsur  stilistika dalam Novel Tunjung Biru karya Arti Purbani?”.
 2.  Penegasan Konsep variabel
Analisis Unsur Stilistika dalam Novel ”Tunjung Biru” karya Arti Purbani merupakan penelitian kualitatif yang terdiri satu variabel. Variabel yang dimaksud untuk memberikan deskripsi mengenai unsur stilistika dalam novel tersebut.
Untuk membantu menyamakan penafsiran dan menghindari kesalahpahaman dan perbedaan pandangan yang terdapat pada judul penelitian ini, maka perlu adanya penegasan konsep variabel sebagai berikut:
Yang dimaksud dengan Analisis unsur stilistika novel “Tunjung Biru” karya Arti Purbani adalah suatu cara dalam penggunaan unsur stile (gaya bahasa), kajian terhadap wujud performansi kebahasaan yang terdapat dalam Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani, yaitu unsur retorika yang berupa karakteristik penggunaan bahasa figuratif.
 3.  Deskripsi Masalah
Lecch & Short dalam Nurgiyantoro menjelaskan bahwa stilistika (stylistics) menyaran pada pengertian studi tentang stile (gaya bahasa). Kajian terhadap wujud performansi kebahasaan, khususnya yang terdapat dalam karya sastra. Analisis stilistika bertujuan untuk menentukan seberapa jauh dalam hal apa bahasa yang digunakan untuk memperlihatkan penyimpangan dan bagaimana pengarang mempergunakan tanda-tanda linguistik untuk memperoleh efek khusus (1998:279).
Wellek dan Warren menjelaskan bahwa manfaat stilistika yang sepenuhnya bersifat estetis, membatasi lingkup bidang ini khusus untuk karya sastra dan kelompok karya sastra yang dapat diuraikan fungsi dan makna estetisnya, stilistika akan menjadi penting, karena hanya metode stilistika yang dapat menjabarkan ciri-ciri khusus karya sastra (1995:225).
Unsur-unsur stilistika itu sendiri dapat berupa (1). Fonologi, misalnya pola suara ucapan dan irama, (2). Sintaksis, misalnya jenis struktur kalimat, (3). Leksikal, misalnya penggunaan kata abstrak atau kongkret, frekuensi penggunaan kata benda, kata kerja, kata sifat, dan (4). Retorika, yang berupa karakteristik penggunaan bahasa figuratif, misalnya bentuk-bentuk pemajasan, penyiasatan stuktur, dan pencitraan (Nurgiyantoro, 1998:280).
 4.  Batasan Masalah   
Berdasarkan paparan pada diskripsi masalah diatas tidak semuanya diuraikan secara keseluruhan, mengingat kompleknya masalah, keterbatasan waktu tenaga dan biaya, serta kemampuan yang ada dalam diri peneliti, maka permasalahan dalam penelitian ini perlu dibatasi berupa karakteristik penggunaan bahasa figuratif, yaitu bentuk-bentuk pemajasan berupa simile, metonimia, dan personalifikasi, penyiasatan struktur berupa repetisi, paralelisme, anafora, polisindenton,  asindenton dan pencitraan berupa citra penglihatan, citra gerak , citra pendengaran dan citra penciuman. Selain itu  pembatasan dalam unsur retorika ini perlu dilakukan agar lebih rinci dan detail sehingga diperoleh hasil analisis yang teliti dan seksama.
C. Tujuan Penelitian  
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang obyektif tentang unsur stilistika meliputi bentuk-bentuk pemajasan, penyiasatan struktur, dan pencitraan yang disampaikan pengarang dalam Novel Tunjung Biru karya Arti Purbani
D.  Asumsi
Penelitian ini didasarkan pada sejumlah asumsi sebagai berikut, Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani:
1. Merupakan karya sastra yang mengandung unsur penggunaan bahasa figuratif.
2.  Bertujuan untuk memberikan nilai-nilai pemikiran, renungan inspirasi yang positif kepada penikmat sastra khususnya, kepada masyarakat pembaca umumnya.
E.  Manfaat Penelitian
Penelitian ini penting karena hasilnya berguna bagi:
1.  Pecinta sastra, yaitu sebagai bahan tambahan untuk memperoleh keilmuan tentang unsur stilistika khususnya yang terkandung dalam Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani.
2.  Peneliti sendiri, yaitu sebagai bahan untuk membangun wawasan keilmuan yang diperoleh di bangku kuliah.
3.  Peneliti lain, yaitu sebagai bahan acuan untuk mengadakan penelitian lebih lanjut yang berkenaan dengan bahan yang dikaji.
F.  Alasan Pemilihan Judul
1.  Alasan Objektif
a.  Tunjung Biru merupakan salah satu dari sekian banyak novel karya Arti Purbani yang mempunyai daya tarik tersendiri ditinjau dari bentuk kebahasan, sehingga sangat menarik untuk diteliti.
b.  Menganalisis unsur stilistika dalam Novel Tunjung Biru karya Arti Purbani merupakan kajian tentang kebahasaan berkaitan dengan unsur retorika yang berupa karakteristik penggunaan bahasa figuratif yang dipandang peneliti perlu diangkat untuk menjadi bahan perenungan nilai tambah bagi pembaca.
2.  Alasan Subjektif
a.  Karena judul di atas sepanjang pengetahuan peneliti belum pernah diteliti oleh peneliti lain, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang unsur stilistika dalam Novel Tunjung Biru karya Arti Purbani.
b.  Peneliti ingin mengembangkan pemikiran dan pengalaman mengenai unsur stilistika.
G.  Batasan Istilah Dalam Judul
Batasan istilah dalam judul ini dimaksudkan agar tidak terjadi salah tafsir atau salah persepsi terhadap pokok-pokok masalah, juga untuk menghindari meluasnya masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini.
Beberapa istilah penting dalam penelitian ini antara lain:
1.   Analisis
Analisis adalah satuan tertentu yang diperhitungkan sebagai subjek penelitian (Suharsimi, 1997:132), sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dinyatakan bahwa analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dsb) (depdikbud, 1991:37).
2.   Unsur
-         Bagian terkecil dari suatu benda.
-         Kelompok kecil dari kelompok yang lebih besar (KBBI, 1990:7).
3.   Stilistika
Stilistika adalah studi tentang stile (gaya bahasa), kajian tehadap wujud performansi kebahasaan, khususnya yang tedapat dalam karya sastra (Nurgiyantoro, 1998:279). Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dinyatakan bahwa ilmu tentang penggunaan bahasa dan gaya bahasa di dalam karya sastra (Depdikbud, 1991:963).
4.   Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani
Novel adalah karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan setiap pelaku (Depdikbud, 1991:694).
Novel Tunjung Biru adalah satu novel karya Arti Purbani yang diterbitkan Balai Pustaka dengan cetakan pertama tahun 1985.
H.  Sistematika Pembahasan
Untuk memperoleh pembahasan yang sistematis, maka komposisi skripsi ini ditulis menjadi lima bagian, yaitu pendahuluan, kajian kepustakaan, metodelogi penelitian, analisis data dan penutup.
Bab I pendahuluan, yang berfungsi sebagai pengantar. Karena sebagai pengantar, maka pada bagian ini disajikan tentang latar belakang masalah, permasalahan yang terdiri atas rumusan masalah, tujuan pembahasan, asumsi, alasan pemilahan judul,pentingnya penelitian, penegasan istilah dalam judul, dan sistematika penulisan. Melalui bab I ini diharapkan memperoleh gambaran sekilas tentang yang sebenarnya.
Bab II kajian kepustakaan, yang berfungsi sebagai landasan teori dalam upaya mendeskripsikan secara objektif tujuan yang ingin dicapai tentang unsure stilistika dalam Novel Tunjung Biru karya Arti Purbani.
Bab III metodelogi penelitian, yang berfungsi untuk menguraikan teknik analisis data untuk mengetahui unsur stilistika dalam Novel Tunjung Biru Karya Arti Purbani.
Bab IV hasil penelitian, yaitu menyajikan hasil penelitian yang menguraikan secara rinci analisis data secara deskriptif kualitatif.
Bab V sebagai penutup dari keseluruhan skripsi ini yang berisi kesimpulan dan saran sebagai hasil data atau jawaban dari rumusan masalah dan sebagai manfaat atau tujuan yang ingin dicapai dari keseluruhan penelitian.
Download Selengkapnya
Dengan memasukkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Judul Skripsi - Kumpulan Contoh Skripsi dan Makalah Pendidikan Bahasa Indonesia di inbox anda:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Blogger Template | Modified by Cara Membuat Blog