Facebook Twitter Digg
Feed Contoh Skripsi

22 Mei 2011

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN KUADRAT SISWA KELAS I SEMESTER I SMA (BAB I)

Bagikan ke Teman

Apakah Artikel ini bermanfaat?

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu ilmu dasar yang mendukung kemajuan dan perkembangan IPTEK adalah matematika. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Soejadi (1993:1) bahwa matematika adalah salah satu ilmu dasar, yang tidak perlu disangsikan lagi merupakan tiang topang perkembangan IPTEK. Matematika di samping dapat berkembang mandiri, juga berkembang atas tuntutan keperluan bidang-bidang lain. Oleh sebab itu, penguasaan materi matematika bagi seluruh siswa perlu ditingkatkan demi kelangsungan hidup di masa mendatang dan dalam kebutuhan sehari-hari.
Dalam penyelenggaraan pendidikan, guru memegang peranan yang sangat penting, dimana guru bertanggung jawab menyebarluaskan gagasan-gagasan baru kepada siswa melalui proses belajar mengajar dalam kelas. Mengingat penggunaan matematika diperlukan di segala bidang, maka pengajaran matematika pada siswa harus benar-benar dioptimalkan baik kualitas maupun kuantitasnya.
Dalam proses belajar mengajar, guru haruslah memiliki kemampuan dan wawasan yang luas serta terampil menjelaskan materi dan juga harus dapat membangkitkan motivasi atau gairah belajar siswa sehingga siswa tidak mengalami kesulitan belajar. Dengan melihat hasil belajar siswa maka dapat diketahui sejauh mana materi yang dikuasai, sehingga guru dapat memberikan bimbingan yang lebih baik dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan untuk pencapaian tujuan pengajaran yang efektif dan efisien.
Matematika menekankan pada pemecahan suatu masalah, masalah dalam matematika biasanya disajikan dalam bentuk soal matematika. Sebagaimana yang dikemukakan Hudojo (1979:157) bahwa suatu pertanyaan akan merupakan suatu masalah hanya jika seseorang tidak mempunyai aturan/hukum tertentu yang segera dapat dipergunakan untuk menemukan jawaban pertanyaan tersebut.
Dalam pengajaran matematika, pertanyaan yang dihadapkan kepada siswa biasanya disebut soal. Latihan soal dalam matematika dibedakan menjadi dua (Hudojo, 1979:157-158), yaitu:
1. Latihan soal yang diberikan pada waktu belajar matematika adalah bersifat berlatih agar terampil atau sebagai aplikasi dari pengertian yang baru saja diajarkan.
2. Latihan berupa masalah yang menghendaki siswa untuk menggunakan sintesis atau analisis. Untuk menyelesaikan latihan bentuk ini siswa harus menguasai hal-hal pada materi yang telah dipelajari sebelumnya yaitu mengenai pengetahuan, keterampilan dan pemahaman, yang nantinya akan digunakan dalam situasi baru.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa suatu soal matematika akan merupakan suatu masalah bagi siswa jika siswa tersebut mempunyai kemampuan yang cukup untuk menyelesaikan, namun belum mempunyai hukum/aturan serta soal tersebut merupakan hal yang baru bagi siswa. Soal matematika diberikan kepada siswa sebagai alat evaluasi untuk mengukur kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima suatu materi. Dari hasil evaluasi ini dapat diketahui sejauh mana keberhasilan proses belajar mengajar dan letak kesulitan yang dihadapi siswa. Dengan mengetahui letak kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan atau menyelesaikan soal tersebut. Untuk meningkatkan hasil belajar matematika maka sumber kesulitan belajar dan kesalahan yang dilakukan siswa harus dapat segera diatasi karena siswa akan selalu mengalami kesulitan jika kesalahan sebelumnya tidak doperbaiki terutama soal yang memiliki karakteristik yang sama. Sehingga dengan menganalisis kesalahan siswa guru dapat mengetahui hasil belajar siswa yang nantinya dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar mengajar berikutnya.
Dari uraian di atas, maka terdorong bagi peneliti ingin menganalisis kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan persamaan kuadrat dengan mencari dan mengidentifikasi kesalahan-kesalahan pengerjaan soal yang dkerjakan siswa dalam sebuah skripsi yang berjudul Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Pada Pokok Bahasan Persamaan Kuadrat Siswa Kelas I Semester I SMA .



B. Permasalahan
1. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka permasalahan yang timbul dapat penulis rumuskan sebagai berikut:
a. Dimanakah letak kesalahan dalam mengerjakan soal-soal matematika pada pokok bahasan persamaan kuadrat siswa kelas I semester I SMA
b. Berapa prosentase masing-masing jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal-soal matematika pada pokok bahasan persamaan kuadrat siswa kelas I semester I SMA
2. Penegasan Konsep Variabel
Variabel pada judul skripsi ini adalah kesalahan dalam mengerjakan soal-soal pada pokok bahasan persamaan kuadrat. Peneliti akan menganalisis dan memprosentase jenis kesalahan-kesalahan pada jawaban siswa melalui pemeriksaan hasil kerja siswa setelah diberikan soal persamaan kuadrat.
Kesalahan siswa dalam penelitian ini adalah suatu penyimpangan terhadap hal yang benar yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pokok bahasan persamaan kuadrat. Penelitian tentang kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika sudah sering dilakukan. Masing-masing penelitian mempunyai kategori kesalahan yang berbeda sesuai dengan masalah yang diteliti.

3. Deskripsi Masalah
Sesuai dengan rumusan masalah, maka dapat penulis gambarkan permasalahan yang akan dikaji yaitu:
a. Jenis-Jenis Kesalahan
1) Kesalahan menginterpretasi bahasa
Jenis ini mencakup kesalahan-kesalahan dalam menerjemahkan dari bahasa umum (bahasa sehari-hari) ke dalam model matematika.
2) Kesalahan Konsep
Jenis kesalahan ini adalah kesalahan yang dilakukan siswa dalam menafsirkan, mempergunakan dan menerapkan konsep-konsep, rumus-rumus serta definisi yang diperlukan untuk menjawab masalah.
3) Kesalahan Teknis
Kesalahan teknis adalah kesalahan dalam memanipulasi operasi aljabar dan kesalahan perhitungan (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian).
4) Kesalahan Kealpaan
Kesalahan kealpaan meliputi kesalahan karena jawaban menebak, ketidakcermatan dalam menuliskan data atau menambah atau mengurangi data.
b. Persamaan Kuadrat
Pada persamaan kuadrat dideskripsikan pada menyelesaikan persamaan kuadrat, menggunakan diskriminan dalam menyelesaikan masalah persamaan kuadrat dan menentukan jumlah hasil kali akar-akar persamaan kuadrat.
4. Batasan Masalah
Agar penelitian ini lebih terarah dan menghindari terlalu luasnya pembahasan perlu diadakan batasan masalah. Batasan masalah yang diberikan sebagai berikut:
a. Jenis-jenis kesalahan dibatasi pada:
1) Kesalahan teknis
2) Kesalahan kealpaan
b. Pokok bahasan persamaan kuadrat dibatasi pada menyelesaikan persamaan kuadrat dengan cara memfaktorkan, melengkapkan kuadrat sempurna dan menggunakan rumus.

C. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui letak kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal pokok bahasan persamaan kuadrat siswa kelas I semester I MA .
2. Untuk mengetahui berapa prosentase jenis kesalahan hasil kerja siswa pada pokok bahasan persamaan kuadrat siswa kelas I semester I SMA .

D. Asumsi atau Postulat
Sebelum penelitian dilakukan, peneliti haruslah mempunyai gambaran awal tentang apa yang akan diteliti. Gambaran awal inilah yang dinamakan postulat atau asumsi atau anggapan dasar. Postulat merupakan suatu hal yang diyakini kebenarannya oleh peneliti yang akan dirumuskan secara jelas (Arikunto, 1997:59).
Asumsi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Terdapat kesalahan siswa dalam mengerjakan soal-soal matematika pada pokok bahasan persamaan kuadrat pada sub pokok bahasan menyelesaikan persamaan kuadrat dengan cara memfatorkan dan menggunakan rumus.
2. Semua siswa telah mendapat pembelajaran pokok bahasan persamaan kuadrat.
3. Jawaban siswa menggambarkan kemampuan siswa yang sebenarnya.

E. Pentingnya Penelitian
Setelah penelitian ini dilakukan, diharapkan akan diperoleh manfaat sebagai berikut:
1. Bagi guru matematika, sebagai bahan informasi dan upaya untuk mempersiapkan diri dalam menentukan langkah yang tepat guna mengatasi kesalahan-kesalahan siswa dalam mengerjakan soal-soal matematika pada pokok bahasan persamaan kuadrat.
2. Bagi peneliti, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bekal untuk terjun ke dunia pendidikan sehingga nantinya bisa menjadi guru yang profesional.
3. Bagi lembaga pendidikan, sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar khususnya pada bidang studi matematika.

F. Alasan Pemilihan Judul
Alasan peneliti dalam pemilihan judul meliputi dua hal, yaitu:
1. Alasan Objektif
a. Sejauh pengamatan peneliti, judul penelitian tersebut belum ada yang khusus membicarakannya.
2. Alasan Subjektif
a. Permasalahan yang diteliti sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni peneliti.
b. Objek yang akan diteliti masih dalam batas jangkauan kemampuan yang ada pada peneliti.

G. Pengertian Istilah Dalam Judul
Untuk menghindari timbulnya kerancuan permasalahan yang tercantum dalam judul penelitian ini maka perlu diberikan pengertian pada beberapa istilah yang terdapat di dalamnya, antara lain:
1. Analisis Kesalahan adalah suatu prosedur kerja yang digunakan oleh peneliti yang meliputi: pengumpulan data, pengidentifikasian kesalahan yang terdapat dalam data kesalahan berdasarkan penyebabnya serta evaluasi pada kesalahan itu (Tarigan, 1988:68).
2. Persamaan kuadrat adalah persamaan yang mempunyai bentuk umum atau bentuk baku ax2 + bx + c = 0; a, b dan c  R, dan a  0 (Kanginan, 1999:34).

H. Ruang Lingkup Penelitian
1. Ruang Lingkup Area/Wilayah
Penelitian ini dilaksanakan di SMA
2. Ruang Lingkup Materi.
Materi yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah pokok bahasan persamaan kuadrat yang diambil dari kelas I semester ganjil.
3. Ruang Lingkup Waktu.
Penelitian ini berlangsung pada siswa kelas I semester ganjil tahun pelajaran .

I. Sistematika Penulisan
Agar dalam penulisan skripsi ini lebih terperinci, maka penulis susun suatu sistematika penulisan sebagai berikut:
Bab Pertama: membahas tentang pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, permasalahan, tujuan penelitian, postulat, pentingnya penelitian, alasan pemilihan judul, pengertian istilah dalam judul, ruang lingkup penelitian dan sistematika penulisan.
Bab Dua: membahas tentang landasan teori atau kajian kepustakaan mengenai hakekat matematika, pemecahan masalah dalam matematika, jenis-jenis kesalahan, faktor-faktor penyebb terjadinya kesalahan, materi persamaan kuadrat dan analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal persamaan kuadrat.
Bab Tiga: membahas tentang metodologi penelitian yang terdiri dari penentuan subjek penelitian, teknik pengumpulan data dan teknik analisis data.
Bab Empat: membahas tentang laporan empiris yang meliputi: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap penyajian data.
Bab Lima: membahas tentang analisis data yang diperoleh dalam penelitian.
Bab Enam: berisi penutup yang merupakan kesimpulan dan selain itu pada bab ini juga berisi saran-saran dari penulis.

Download Selengkapnya
Dengan memasukkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Judul Skripsi - Kumpulan Contoh Skripsi dan Makalah Pendidikan Bahasa Indonesia di inbox anda:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

 
Design by Blogger Template | Modified by Cara Membuat Blog