Facebook Twitter Digg
Feed Contoh Skripsi

29 April 2011

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DENGAN METODE INQUIRY PADA POKOK BAHASAN TRIGONOMETRI KELAS X SMA (BAB 1)

Bagikan ke Teman

Apakah Artikel ini bermanfaat?

BAB I
PENDAHULUAN 
A.  Latar Belakang Masalah
Belajar merupakan salah satu kebutuhan umat manusia. Dengan belajar, manusia akan memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan. Dalam proses belajar mengajar, siswa perlu mengerti apa makna belajar dan bagaimana mencapainya. Sehingga mereka bisa mengetahui bahwa yang mereka pelajari berguna dikehidupan nanti.
Keberhasilan dalam bidang pendidikan antara lain ditentukan oleh peningkatan mutu materi yang akan dipelajari, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu tenaga pengajar, pengembangan kualitas proses belajar mengajar dan terciptanya lingkungan belajar yang konduksif. Dengan demikian pembelajaran yang berlangsung dalam kelas harus benar-benar multi cara, arah dan yang pasti tidak uniform. Dengan beban paradigma demikian, guru diharapkan dapat menguasai metode belajar mengajar untuk meningkatkan kualitas belajar siswa, sehingga tercapai keunggulan dirinya yang kreatif, inovatif, andil serta profesional pada bidangnya masing-masing.
Pada umumnya ilmu matematika dikalangan masyarakat khusus peserta didik, kurang diminati artinya matematika merupakan pelajaran menakutkan. Padahal kalau ditinjau lebih jauh lagi matematika merupakan ilmu yang mengasyikkan, karena didalamnya mengandung teka-teki yang perlu kita pecahkan. Sikap tidak menyukai Matematika merupakan salah satu hambatan untuk belajar Matematika yang efektif (Hudoyo, 1990;90)
Pendidikan Matematika yang baik hanya akan terjadi jika proses belajar Matematika dikelas berhasil membelajarkan siswa, baik dalam berfikir maupun dalam bersikap. Proses belajar Matematika dikelas yang tidak mampu membelajarkan siswa, tidak akan mampu mengembangkan kemampuan siswa berfikir kritis, kreatif, inovatif, mandiri serta profesional.
Menurut Hudoyo (1990:4) mempelajari konsep B yang berdasarkan konsep A, seseorang perlu memahami lebih dulu konsep A. tanpa memahami konsep A tidak mungkin orang itu memahami konsep B. ini berarti, mempelajari matematika haruslah bertahap dan berurutan serta mendasarkan kepada pengalaman belajar yang lalu.
Menurut Surakhmad (1994 : 23) bahwa disegala lapangan manusia mencari efisien kerja dengan menetapkan metode yang terbaik untuk mencapai suatu tujuan. Sangat janggal, bahwa untuk waktu yang sangat panjang, sekolah bertahan memakai satu jenis metode yang dilaksanakan  dengan sangat buruk untuk segala hal anak dipaksa mendengarkan ceramah guru dan menanti giliran untuk diberi tugas.
Menurut pendapat diatas hendaknya seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan dalam penguasaan materi maupun dalam porses pengajaran, tetapi juga harus memperhatikan pemilihan metode mengajar yang tepat dimana penerapannya sangat cocok dengan kurikulum 2004 yaitu kurukulum berbasis kompetensi (KBK). Pada kenyataanya menunjukkan bahwa banyak ditemukan siswa-siswa sekolah menengah atas (SMA) dan yang sederajat kurang mampu menyelesaikan soal-soal matematika sehingga hasil belajar yang diharapkan kurang optimal. Berdasarkam pengamatan peneliti di MA Nurus Salafiyah, bahwa salah satu penyebab kekurang mampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika karena penyajian materi pelajaran matematika yang kurang efektif.
Sujana (1989:154) Metode inquiry bertolak dari pandangan bahwa siswa sebagai subjek dan objek dalam belajar, mampunyai kemampuan dasar untuk berkembang secara optimal sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Proses pembelajaran harus dipandang sebagai stimulus yang dapat menantang siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Peranan guru lebih banyak menempatkan diri sebagai pembimbing atau pemimpin belajar dan fasilitator belajar. Dengan demikian siswa lebih banyak melakukan kegiatan sendiri atau dalam bentuk kelompok memecahkan permasalahan dengan bimbingan guru.
Dengan ini penulis bermaksud ingin memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan ide atau gagasan hemat proses menemukan atau membuktikan. Salah satu alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut adalah penerapan metode dengan inquiry sangat tepat. Metode ini merupakan suatu cara penyampaian topik-topik Matematika, sedemikian hingga proses belajar-mengajar meningkatkan siswa menemukan sendiri pola-pola atau struktur-struktur Matematika melalui serentetan pengalaman-pengalaman belajar yang lampau (Hudoyo, 2001;123).
Selama ini di MA Nurus Salafiyah Gruggek Sejati Camplong belum menerapkan metode inquiry sehingga penulis terdorong dan berkeinginan untuk diadakan penelitian yang tertuang dalam bentuk skripsi yang berjudul : “Penerapan model pembelajaran dengan metode inquiry pada pokok bahasan Trigonometri kelas X SMA Semester 2”.

B.        Permasalahan

1.      Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka permasalahan yang timbul dapat peneliti rumuskan yaitu Bagaimana ketutasan belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran dengan metode inquiry pada pokok bahasan kelas X SMA Semester 2 ?.
2.      Penegasan konsep variabel
Sebagaimana telah penulis jelaskan dalam rumusan masalah diatas, maka judul penelitian ini mempunyai satu variabel  ( variabel tunggal ), yaitu penerapan model pembelajaran dengan metode inquiry pada pokok bahasan trigonometri,yang merupakan suatu proses belajar mengajar dimana siswa betul-betul ditempatkan sebagai subjek yang belajar. Peranan guru adalah pembimbing belajar dan fasilitator belajar.
3.      Deskripsi masalah
Sesuai dengan rumusan masalah,maka dapat penulis gambarkan permasalahan yang akan dikaji yaitu:
Setiap proses belajar mengajar seorang guru harus mempunyai metode yang tepat agar siswa dalam menangkap materi yang diajarkan dan salah satu metode yang berorientasi  pada siswa dalam menyelesaikan dan memecahkan suatu masalah serta memikirkan secara mendalam tentang apa yang ditemukan siswa dengan cara meyelesaikan soal-soal latihan yang dikaji adalah model pembelajaran dengan metode  inquiry pada pokok bahasan  trigonometri yaitu perbandingan trigonomeri dan identitas trigonometri. Adapun langkah-langkah dari metode inquiry yaitu :
1.      Stimulation (Stimulasi / pemberi rangsangan)
2.      Problem statement (Pernyataan / Identifaikasi masalah)
3.      Data collection (Pengumpulan data)
4.      Data processing (pengolahan data)
5.      Verification
6.      Generalization (generalisasi)
4.      Batasaan masalah
Agar penelitian ini lebih terarah dan menghindari terlalu luasnya pembahasan dalam suatu masalah perlu diadakan batasan masalah, maka peneliti batasi pada hal-hal sebagai berikut :

a.            Metode Inquiry
1.      Pengertian metode inquiry (Sujana, 1987:154)
2.      Tujuan pembelajaran metode inquiry (Ratumanan, 2002:129)
3.      Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan metode inquiry (Sujana, 1987:154)
4.      Tahapan dan prosedur pelaksaan metode inquiry (Syah, 1995:224)
b)           Pokok bahasan Trigonometri
1.      Perbandingan trigonometri
2.      Identitas trigonometri
c)            Hasil belajar siswa
C.        Tujuan Penelitian
Tujuan masalah merupakan proyeksi akhir yang akan dicapai dalam suatu penelitian, adapun yang dijadikan titik tolak dalam mencapai suatu tujuan penelitian yakni rumusan masalah, sehingga berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini  tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui hasil dari proses belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran dengan metode inquiry pada pokok bahasan trigonoimetri dikelas X SMA Semester 2



D.        Postulat
Surakhmad (dalam Arikunto:1997;60) menyatakan bahwa “Sebelum penelitian dilakukan, peneliti mempunyai gambaran awal inilah yang dinamakan postulat. Anggaran dasar atau postulat adalah sebuah titik tolak pemikiran yang sebenarnya diterima oleh penyidik”.
Dengan demikian didalam postulat adalah pernyataan yang dianggap benar tanpa perlu suatu pembuktian yang mendukung sebuah penelitian. Dalam penelitian ini yang dijadikan postulat adalah :
1.      Dalam metode inkuiri siswa megerjakan permasalahan yang telah ditetapkan, serta mencari penyelesaiannya.
2.      Materi yang disajikan sesuai dengan silabus dan program semester.
3.      Soal sesuai dengan GBPP dan telah memenuhi syarat-syarat tes yang baku.
4.      Siswa mengerjakan soal-soal sesuai dengan kemampuannya sendiri.
E.         Pentingnya Penelitian
Dalam penelitian ini diharapkan nantinya dapat berguna untuk perkembangan di bidang pendidikan, sehingga mampu memberikan masukan yang cukup berarti bagi pihak-pihak terkait guna dijadikan bahan pertimbangan dalam proses belajar mengajar yang berorientasi pada hasil belajar, khususnya :
1.      Bagi siswa, melatih siswa agar tanggap terhadap informasi dan situasi yang terjadi.
2.      Bagi guru bidang studi Matematika, dapat memberikan masukan tentang metode pembelajaran yang bisa meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Matematika.
3.      Bagi peneliti, sebagai bekal calon guru akan pentingnya pemilihan metode pembelajaran.
4.      Bagi Universitas, menambah koleksi referensi diperpustakaan UNIRA dan sebagai bahan rujukan bagi peneliti lain yang sejenis.
F.         Alasan Pemilihan Judul
1.      Alasan Objektif
Penelitian mengenai penerapan model pembelajaran dengan metode pendekatan inkuiri pada pokok bahasan Trigonometri kelas X SMA Semester 2 sejauh pengamatan peneliti belum ada bahasan khusus yang membicarakannya.
2.      Alasan Subjektif
a.      Permasalahan yang diteliti sesuai dengan disiplin ilmu dan dalam jangkauan peneliti.
b.      Objek penelitian di MA mudah dijangkau oleh peneliti sehingga akan menghemat waktu, tenaga dan biaya.

G.        Batasan Istilah Dalam Judul
Untuk menghindari makna ganda dalam judul maka perlu kiranya diberikan penegasan istilah sebagai berikut :
1.      Penerapan adalah penggunaan atau mempraktekkan suatu hal (depdiknas, 1988 : 935).
2.      Metode pembelajaran adalah menurut Degeng (dalam Ratumanan:2002,3) pembelajaran merupakan upaya untuk pembelajaran siswa.
3.      Metode inquiry adalah pendekatan mengajar yang berusaha meletakkan dasar dan mengembangkan cara berfikir ilmiah (Sujana,1987:154)
4.      Trigonometri adalah nilai perbandingan yang dapat didefinisikan pada koordinat cartesius atau segitiga siku-siku (simangunsong, 1997: 152).
H.        Ruang Lingkup Penelitian
1.      Ruang lingkup materi penelitian
Materi yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah pokok bahasan trigonometri  yang diambil dari kelas X MA Nurus Salafiyah Gruggek sejati Camplong Sampang semester 2 tahun pelajaran 2005/2006.
2.      Ruang lingkup waktu
Penelitian ini berlangsung pada siswa kelas X MA Nurus Salafiyah Gruggek sejati Camplong Sampang semester 2 tahun pelajaran 2005/2006.
3.      Ruang lingkup area / wilayah
Penelitian ini berlangsung pada siswa kelas X MA Nurus Salafiyah Gruggek sejati Camplong Sampang semester 2 tahun pelajaran 2005/2006.
I.            Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dalam skripsi ini meliputi :
a.            Bab I yaitu membahas tentang pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, penegasan konsep variabel, deskripsi masalah, batasan masalah, postulat, tujuan penelitian, postulat, pentingnya penelitian, alasan pemilihan judul, ruang lingkup penelitian dan sistematika penulisan.
b.            Bab II yaitu kajian pustaka menguraikan kajian tentang pembelajaran matematika, model pembelajaran dengan metode inquiry, pokok bahasan trigonometri, dan penerapan model pembelajaran dengan metode inquiry.
c.            Bab III yaitu metode penelitian menguraikan tentang menentukan subjek penelitian, teknik pengumpulan data, teknik analisis data.
d.            Bab IV yaitu laporan empiris menguraikan tentang tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyajian data.
e.            Bab V yaitu analisis data menguraikan tentang analisis data hasil tes akhir siswa.
f.              Bab VI yaitu penutup menguraikan tentang kesimpulan dan saran-saran.
SELENGKAPNYA
KLIK DI SINI 
Dengan memasukkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Judul Skripsi - Kumpulan Contoh Skripsi dan Makalah Pendidikan Bahasa Indonesia di inbox anda:

2 komentar:

reza aconk mengatakan...

saya hanya ingin blogwalking>>..
blog anda juga bagus>..

dan jika berniat liat blog saya kunjungin balik jja!!!!!

admin mengatakan...

@Reza Aconk, terima kasih kunjungannya. Selamat mengejar cita-cita. Kakak ikut mendoakan semoga sukses. Nanti kalo sudah sukses kirim kabar ke blog ini, ya.

Posting Komentar

 
Design by Blogger Template | Modified by Cara Membuat Blog