Facebook Twitter Digg
Feed Contoh Skripsi

17 Maret 2011

Pengaruh Ejaan Bahasa Indonesia dalam Karangan Bahasa Madura Siswa Kelas VIII SMPN 1

Bagikan ke Teman

Apakah Artikel ini bermanfaat?

Pengaruh Ejaan Bahasa Indonesia dalam Karangan Bahasa Madura Siswa Kelas VIII  SMPN 



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan bahasa daerah yang dimiliki oleh setiap suku bangsa di Indonesia. Salah satunya yakni bahasa Madura dimana bahasa Madura merupakan ciri khas masyarakat Madura. Masyarakat sebagai pemakai bahasa, selalu tumbuh  dan berkembang. Hal ini dipengaruhi oleh pengembangan bahasa  sehingga bahasa pun ikut berkembang seperti kehidupan. Dalam proses perkembangannya  bahasa mengalami perubahan-perubahan yang diprediksikan semakin lama semakin hilang penggunaannya.
Sebagai pemakai bahasa Indonesia, kita wajib mematuhi aturan baku berbahasa yang dinyatakan dalam EYD, terutama kita saat dituntut menyajikan satu bentuk tulisan karya ilmiah ataupun berbahasa dalam sebuah forum. Ejaan bahasa Indonesia sudah beberapa kali  mengalami perubahan hingga pada akhirnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI memutuskan dan menetapkan EYD pada tahun 1987. Semua itu  untuk dimanfaatkan sebagai pedoman umum dalam penggunaan EYD dengan baik dan benar.
Selain EYD bahasa Indonesia EYD bahasa Madura juga mengalami perubahan yaitu mulai tahun 1900 sampai  pada perubahan terakhir tahun 2004. Proses perubahan ini disesuaikan dengan keadaan zaman. Maka  dari itu bahasa Madura sebagai bahasa daerah perlu dibina dan dikembangkan dalam peranannya sebagai sarana pengembangan kelestarian kebudayaan daerah.
Bahasa Indonensia sebagai bahasa Nasional, maka dari itu bahasa Indonesia dijadikan mata pelajaran yang penting dalam seluruh Lembaga Pendidikan di Indonesia mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai tingkat Perguruan Tinggi. Sedangkan bahasa Madura sebagai bahasa daerah dan bagian dari bahasa Nasional sehinga bahasa Madura juga dijadikan mata pelajaran dalam Lembaga pendidikan, akan tetapi namun hanya  sebagai mata pelajaran muatan lokal, itu pun di Lembaga Pendidikan Daerah tertentu.
Secara jujur harus diakui dalam proses belajar mengajar EYD bahasa indonesia mempunyai peran cukup andil dari pada ejaan bahasa Madura, sehingga siswa lebih memahami penulisan ejaan bahasa Indonesia dari pada ejaan bahasa Madura. Di Sekolah-sekolah ataupun Lembaga Pendidikan kurang memperhatinkan hal tersebut, sehingga tidak ada keseimbangan penguasaan antara EYD bahasa Indonesia dari pada EYD bahasa Madura.
Keanekaragaman yang terjadi dalam bahasa yang sangat mudah diamati adalah perubahan yang menyangkut lafal dan kosa kata. Hal ini dapat dirasakan melalui kata-kata yang diucapkan secara berbeda-beda dan adanya kata-kata atau ungkapan baru  yang tiba-tiba muncul untuk memenuhi masyarakat pemakai bahasa. Tidak semua penutur bahasa Madura mampu terampil menulis bahasa Madura apabila suatu huruf harus ditulis  dengan huruf latin, terkadang masih bercampur baur dengan ejaan bahasa Indonesia. Persoalan itu muncul sebagai contoh kecil dari permasalahan yang sering dihadapi oleh para siswa. Terkadang permasalahan tersebut cukup  diselesaikan” mana suka “ asalkan kata atau kalimat tersebut dapat dipahami, kondisi seperti ini menyebabkan kekacauan dalam penulisan bahasa Madura.
Bahasa Madura sebagai salah satu bahasa daerah yang mempunyai jumlah penutur asli yang cukup besar serta Daerah pemakai yang cukup luas, merupakan bahasa ibu bagi orang Madura. Selain sebagai bahasa pengantar, bahasa Madura merupakan salah satu mata pelajaran disekolah dasar dan menengah pertama. Kenyataannya yang terjadi dalam pemakaian tersebut, bahasa Madura di Wilayah Jawa Timur khususnya  Madura, hal ini masih ada kekurangan dan kekeliruan dalam penulisan disebabkan adanya interfrensi bahasa Indonesia..
Terdorong dari pernyataan dan pengalaman tersebut maka peneliti akan meneliti tentang Pengaruh Ejaan Bahasa Indonesia dalam Karangan Bahasa Madura Siswa Kelas VIII  SMPN 1  .

1.2  Permasalahan.
1. 2. 1  Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut :
1.     Rumusan masalah secara umum.
-Bagaimana pengaruh ejaan bahasa Indonesia dalam karangan bahasa Madura Siswa Kelas VIII SMPN 1  ?
2.     Rumusan masalah secara khusus
- Bagaimana pengaruh ejaan bahasa indonesia pada penulisan vokal, konsonan, dan diftong dalam karangan bahasa madura siswa kelas VIII SMPN 1   ?

1.2.2  Penegasan Konsep Vareabel.
Kajian terhadap ejaan bahasa Indonesia dalam penulisan karangan bahasa Madura siswa merupakan suatu bentuk penelitian kualitatif. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan dan memberikan paparan secara deskriptif terhadap keberadaan ejaan bahasa Madura.
Untuk menghindari kesalahan persepsi perlu adanya penegasan konsep vareabel. Penelitian ini terdiri dari satu variabel yaitu pengaruh ejaan bahasa Indonesia dalam karangan bahasa madura.
Analisis kesalahan ejaan dalam karangan bahasa Madura  adalah kajian terhadap bentuk penyimpangan penggunaan ejaan bahasa Madura yang telah disempurnakan, dalam karangan bahasa Madura yang ditulis oleh Siswa Kelas VIII SMPN 1   Tahun Pelajaran 2009/ 2010.

1.2.3   Deskripsi Masalah.
Dalam ejaan bahasa Indonesia yang dimaksud adalah pemakaian huruf yang didalamnya ada huruf abjad, konsonan, huruf vokal, dan huruf diftong. Pemakaian huruf kapital, singkatan atau akronim, unsur serapan dan pemakaian tanda baca, disini siswa lebih memahami dan mengerti dalam penggunaan ejaan bentuk tulisan dalam karangan.
Sedangkan karangan yang dimaksud disini adalah suatu upaya siswa dalam menceritakan/ menggambarkan suatu peristiwa atau kejadian baik berupa fakta atau rekayasa yang diungkapkan  lewat tulisan karangan. Ada beberapa macam karangan di antaranya: karangan deskripsi, karangan narasi, karangan eksposisi, karangan argumentasi.
Ejaan yang pernah dipakai dalam bahasa Madura adalah ejaan Balai Pustaka Tahun 1900-1918, ejaan Balai Pustaka Tahun 1918-1939, ejaan Provinsi Jawa Timur Tahun 1940-1947, Ejaan Provinsi Jawa Timur yang dicocokkan Tahun 1947-1972, EYD bahasa Madura, 1973-2003, ejaan Tahun 2004 versi Balai Bahasa Surabaya.

1.2.4  Pembatasan Masalah
Karena luasnya permasalahan dalam judul, maka peneliti membatasi  masalah pada pengaruh ejaan bahasa Indonesia dalam pemakaian huruf berdasarkan huruf vokal, diftong dan konsonan dalam karangan narasi dengan menggunakan ejaan bahasa Madura Tahun 2004 versi Balai Bahasa Surabaya.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini untuk bertujuan mendeskripsikan pengaruh ejaan bahasa Indonesia dalam karangan bahasa Madura Siswa Kelas VIII SMPN 1  .

1.4 Asumsi
Penelitian ini didasarkan pada sejumlah asumsi sebagai berikut:
1)    Ejaan Bahasa Madura tahun 2004 yang disempurnakan telah diajarkan pada Siswa Kelas VIII SMPN 1  .
2)    Siswa Kelas VIII SMPN 1   masih tarap belajar berbahasa, sehingga mengalami adanya kesalahan- kesalahan yang beragam dalam karangan bahasa Madura karena dipengaruhi ejaan bahasa Indonesia.
1.5 Pentingnya Penelitian
Penelitian ini penting karena akan berguna  bagi:
1)    Siswa Kelas VIII SMPN 1   sebagai pedoman dalam mempelajari atau menambah wawasan tentang seluk beluk pemakaian ejaan bahasa Indonesia dan bahasa Madura dalam  karangan bahasa madura.
2)    Bagi guru bahsa Madura, penelitian ini dapat dijadikan bekal awal dalam menambah pengetahuan dan wawasan yang jernih tentang ejaan, untuk diajarkan kepada peserta didiknya.
3)    Penelitian lain, sebagai bahan acuan untuk mengadakan penelitian lebih lanjut yang berkenaan dengan permasalahan yang dikaji.

1.6 Alasan Pemilihan Judul
1)    Alasan Objektif
a.     Kesalahan pemakaian ejaan dalam karangan bahasa Madura  Siswa Kelas VIII SMPN 1   sering terjadi, untuk itu perlu diteliti  karena banyak siswa belum memahaminya, sehingga peneliti tertarik untuk meneliti.
b.     menganalisis pengaruh ejaan bahasa Indonesia dalam karangan bahasa Madura Siswa Kelas VIII SMPN 1   merupakan kajian kebahasaan yang dipandang peneliti perlu diangkat untuk nilai tambah bagi pembaca sebagai bahan pengetahuan.
2)    Alasan Sujektif
Dipilihnya SMPN 1  , karena jangkauan penliti dekat dan datanya mudah diperoleh oleh peneliti dengan cara melalui kepala sekolah dan guru bahasa Madura yang mengajar di SMPN 1  .

1.7 Batasan Istilah dalam Judul
Untuk menghindari kesalah pahaman konsep atau istilah yang terdapat dalam judul, maka peneliti memberikan pengertian secara jelas yaitu:
1)    Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari sesuatu, yang ikut membentuk prilaku (Daryanto, 1998:45).
2)    Ejaan adalah cara atau aturan menulis kata- Kata dengan huruf menurut disiplin ilmu bahasa. (Tarigan, 1985:2).
3)    Karangan adalah  hasil perwujudan gagasan seseorang dalam bahasa tulis yang dapat dibaca dan dimengerti oleh masyarakat pembaca. (Gie, 2002:3).
4)    Bahasa Indonesia adalah alat untuk berkomonikasi atau alat untuk berhubungn dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, yakni Negara Indonesia (Krisanjaya, 1998:23).
5)    Bahasa Madura adalah: bahasa daerah yang digunakan oleh warga etnis Madura, baik yang tinggal di Pulau Madura maupun diluar Pulau Madura tersebut, sebagai sarana komunikasi sehari- hari.
1.8 Ruang Lingkup Penelitian
1) Ruang Lingkup Area
Ruang lingkup/ wilayah dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas VIII SMPN 1  .
2) Ruang Lingkup Waktu
Ruang lingkup waktu dalam penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu: mulai dari minggu ketiga, bulan Mei 2010 sampai dengan bulan Juli 2010 minggu ketiga 2009/2010.
1.9 Sistematika Penulisan
Untuk memperoleh pembahasan yang sistematis, maka komposisi skripsi ini ditulis menjadi enam bagian, yaitu : pendahuluan, kajian pustaka, metodelogi penelitian, laporan emperis, analisis data dan penutup.
Bab I Pendahuluan yang brfungsi sebagai pengantar, maka pada bagian ini disajikan tentang latar belakang masalah, permasalahan yang terdiri dari rumusan masalah, penegasan konsep vareabel, diskripsi masalah, dan batasan masalah, tujuan penelitian, asumsi, alas an pemilihan judul, pentingnya penelitian, batasan istilah dalam judul, ruang lingkup penelitian dan sistematika penulisan. Melalui bab I ini diharapkan memperoleh gambaran sekilas tentang sikripsi yang sebenarnya.
Bab II Kajian Pustaka yang berfungsi sebagai landarsan teori dalam upaya mendeskripsikan secara objektif tujuan yang ingin dicapai.
Bab III Metodelogi Penelitian, yang berfungsi untuk menguraikan teknik analisis data.
Bab IV menguraikan kegiatan yang dilakukan selama penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu: 1) Tahap persiapan, 2) Tahap Pelaksanaan, dan 3) Tahap Penyelesaian. Melalui bab ini akan diperoleh gambaran jalannya penelitian.
Bab V Merupakan uraian analisis data yang membicarakan langkah- langkah analisis data melalui table penjaring data untuk mengetahui bentuk- bentuk kesalahan dan cara pembetulannya.
Bab VI Penutup yang berisi kesimpulan dan saran sebagai hasil dan manfaat yang dapat dipetik dari keseluruhan penelitian. Pada bagian akhir laporan ini dicantumkan juga daftar pustaka dan lampiran.

Download Selengkapnya
Dengan memasukkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Judul Skripsi - Kumpulan Contoh Skripsi dan Makalah Pendidikan Bahasa Indonesia di inbox anda:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Blogger Template | Modified by Cara Membuat Blog